Selasa, 31 Mei 2011

Thermal Array TPA81



TPA81 dapat mendeteksi sinar infra merah dengan panjang gelombang 2um-22um (1mikro meter = sepersejuta meter). Panjang gelombang ini dihasilkan oleh benda-benda yang panas. Oleh karena yang dideteksi adalah radiasi panasnya saja, maka TPA81 dapat mengukur suhu tanpa harus menyentuh sumber



panas. Sebagai gambaran, TPA81 dapat mendeteksi suhu api lilin dalam jarak 2 meter tanpa terpengaruh cahaya ruangan.
Jalur komunikasi data TPA81 menggunakan teknologi I2C (Inter Integrated Circuit) yang menggunakan dua kabel saja yaitu SDA untuk jalur data dan SCK untuk jalur clock. Jika dihubungkan dengan mikrokontroler, TPA81 dapat dipasang paralel sebanyak 8 buah tanpa menambah jalur komunikasi. Anda hanya perlu menambahkan resistor pull-up 1K8 pada jalur SDA dan SCK. Selain dapat mengeluarkan data suhu, TPA81 dapat juga mengendalikan sebuah motor servo.



Field of View (FOV)
TPA81 dapat mendeteksi suhu pada 8 titik sekaligus. Karena didalam TPA81 terdapat 8 buah sensor thermopile yang masing-masing memiliki sudut pandang (Field of View) 5.120 terhadap sumbu horizontal dan 60 terhadap sumbu vertikal. Jadi total sudut pandangnya adalah 410 dengan 60.







Connections
Jalur komunikasi data TPA81 menggunakan teknologi I2C (Inter Integrated Circuit) yang menggunakan dua kabel saja yaitu SDA untuk jalur data dan SCK untuk jalur clock. Jika dihubungkan dengan mikrokontroler, TPA81 dapat dipasang paralel sebanyak 8 buah tanpa menambah jalur komunikasi. Anda hanya perlu menambahkan resistor pull-up 1K8 pada jalur SDA dan SCK. Selain dapat mengeluarkan data suhu, TPA81 dapat juga mengendalikan sebuah motor servo.




Registers
Di dalam TPA81 terdapat 10 buah register yang dapat kita baca maupun kita tulisi, yaitu :





Hanya register 0 dan 1 yang dapat ditulisi. Register 0 adalah cammand register yang digunakan untuk mengatur posisi servo dan untuk mengubah address TPA81. Register ini tidak bisa dibaca. Membaca register 0 akan menghasilkan pembacaan Software Revision. Menulisi Register 1 akan mengatur range servo. Membaca Register 1 akan membaca suhu ambient. Ada 9 suhu yang bisa dibaca, semuanya dalam derajat Celcius ( 0C ). Register 1 menyimpan suhu ambient yang dibaca sensor. Register 2-9 adalah 8 pixel suhu. Pembacaan suhu akan akurat setelah 40mS sensor mengarah pada posisi baru.




Pada aplikasi ini mikrokontroler akan membaca data suhu dari TPA81 dan ditampilkan ke LCD.


bersambung.... 
sumber: hendawan.wordpress.com

Sabtu, 28 Mei 2011

SEJARAH ANGKA 0-9 (ANGKA ARAB)

Angka ArabDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasAngka Arab adalah sebutan untuk sepuluh buah digit (yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9). Angka-angka adalah keturunan dari angka India dan sistem angka Hindu-Arab yang dikembangkan oleh matematikawan India, yang membaca urutan angka seperti "975" sebagai satu bilangan yang utuh. Angka India kemudian diadopsi oleh matematikawan Persia

PENAKAR HUJAN TYPE HELLMAN

Penakar hujan jenis Hellman merupakan suatu instrument/alat untuk mengukur curah hujan.Penakar hujan jenis hellman ini merupakan suatu alat penakar hujan berjenis recording atau dapat mencatat sendiri.Alat ini dipakai di stasiun-stasiun pengamatan udara permukaan.Pengamatan dengan menggunakan alat ini dilakukan setiap hari pada jam-jam tertentu mekipun cuaca dalam keadaan baik/hari sedang

Rabu, 25 Mei 2011

Membuat Variabel Adaptor dengan IC Regulator LM317



Jika kita sering membuat rangkaian elektronika pasti kita butuh yang namanya power supply. Dipasaran sudah banyak juga dijual berbagai macam jenis power supply ini. Tapi masalahnya bagaimana jika kita membutuhkan tegangan yang berbeda-beda untuk berbagai jenis rangkaian.

Mempunyai banyak adaptor dengan berbagai variasi tegangan output bukan ide yang bagus untuk mengatasi hal tersebut. Nanti kita bisa disebut kolektor adaptor kalau begitu.  Adaptor variable yang dijual dipasaran pun biasanya juga terbatas pada voltage yang standar seperti 3V, 6V, 9V dan 12 V. Bagaimana jika kita membutuhkan tegangan 3,7 V atau 7,1 V, atau 10,1. Ok...disini kita akan membuat adaptor yang seperti itu. Adaptor yang variabe tegangan outputnya bisa diatur dengan sangat halus sekali, sehingga kita bisa mendapatkan tegangan output dengan koma-koma.

Disini kita membutuhkan IC regulator yaitu ic LM 317

to be continued.......

Senin, 23 Mei 2011

Mengenal IC Timer 555

Di dalam dunia elektronika, baik analog maupun digital, IC 555 sangat banyak dijumpai sebagai komponen utama pewaktu (timer) dan pembangkit pulsa (pulse generator). Hal ini disebabkan karena selain harganya yang murah, juga karena IC 555 sangat mudah dalam perancangan dan stabil saat digunakan.

IC 555 diperkenalkan pertama kali oleh Signetics (diakuisisi oleh Philips) pada tahun 1971 dengan nama asli SE555/NE555 dan mendapat sebutan "The IC Time Machine". Nama 555 sendiri diambil dari penggunaan 3 buah resistor 5-kohm yang terdapat di dalam atau sebagai penyusun IC ini. Secara keseluruhan IC 555 tersusun atas 2 komparator tegangan, 1 flip-flop bistable, 1 transistor pembuangan (discharge), dan 3 resistor pembagi tegangan.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai IC 555, ada baiknya kita mengetahui juga fungsi-fungsi pin/kaki IC 555 seperti yang ditunjukkan pada susunan pin dan blok diagram IC 555 berikut






Pin 1 (GROUND) : Merupakan titik 0V komponen yang dihubungkan dengan ground rangkaian atau ground supply. Pin ini ditunjukkan oleh titik (notch) yang terdapat pada badan komponen.


Pin 2 (TRIGGER) : Merupakan salah satu input komparator bagian bawah yang akan dibandingkan dengan input lain pada komparator tersebut yang telah direferensikan nilainya sebesar 1/3 tegangan supply (Vs). Jika input trigger berubah dari HIGH ke LOW dan besarnya kurang dari 1/3 Vs maka komparator bagian bawah ini akan mengaktifkan flip-flop sehingga akan dihasilkan output IC 555 dalam kondisi HIGH. Pin trigger ini mempunyai impedansi yang sangat besar, yaitu > 2MΩ

Pin 3 (OUTPUT) : Output IC 555 dinyatakan pada pin ini.

Pin 4 (RESET) : Digunakan untuk membuat output IC 555 dalam kondisi LOW (reset) untuk semua kondisi input. Reset akan terjadi saat pin ini diberikan tegangan sebesar ≤ 0,7V.

Pin 5 (CONTROL) : Merupakan salah satu input komparator bagian atas dimana input lain dari komparator adalah pin Threshold pada IC 555. Pin ini digunakan untuk mengatur tegangan ambang (threshold) yang telah diatur secara default sebesar 2/3 tegangan supply (Vs). Biasanya pin ini jarang digunakan dan saat tidak digunakan pin ini dihubungkan pada titik ground rangkaian melalui sebuah kapasitor 0,01uF yang berguna untuk mengurangi gangguan noise (desah).

Pin 6 (THRESHOLD) : Saat tegangan input pin ini berubah dari LOW ke HIGH dan besarnya lebih dari 2/3 tegangan supply (Vs) maka komparator bagian atas akan mereset flip-flop sehingga akan dihasilkan output IC 555 dalam kondisi LOW.

Pin 7 (DISCHARGE) : Merupakan jalur pembuangan arus yang berasal dari kaki kolektor transistor NPN yang terdapat pada IC 555. Pin ini biasanya dihubungkan pada sebuah kapasitor yang juga berfungsi untuk mengatur pewaktuan (timing) IC 555.

Pin 8 (VCC) : Sebagai input sumber tegangan DC yang digunakan untuk mengaktifkan IC 555. Sumber tegangan yang dapat digunakan sebesar 5V – 15V

Dalam aplikasi rangkaiannya, IC timer 555 mempunyai 3 mode operasi dasar, yaitu :

  1. Monostable
  2. Output rangkaian monostable hanya berupa satu pulsa (HIGH) saja, yaitu saat input sinyal yang diumpankan pada pin trigger berubah dari kondisi HIGH ke LOW. Rangkaian monostable juga biasa disebut dengan rangkaian one-shoot.
  3. Astable
  4. Output rangkaian astable berupa gelombang kotak yang berosilasi pada frekuensi dan periode tertentu, tergantung dari komponen RC yang digunakan.
  5. Bistable
  6. Output rangkaian bistable mempunyai 2 kondisi output yang dipengaruhi oleh input pada pin trigger dan reset. Atau dapat dikatakan, output rangkaian bistable serupa dengan output rangkaian astable yang dioperasikan secara manual tanpa menggunakan komponen RC sebagai pengatur pewaktuan (timing).

Sabtu, 21 Mei 2011

The PictureMate Show Ngeprint dimana Saja

The PictureMate Show Ngeprint dimana Saja. Momen berharga yang Anda miliki, sayang jika hanya tersimpan di dalam kamera digital atau PC. Terkadang  karena sudah lama tersimpan hingga lupa bahkan terhapus, sayang kan?

Bagaimana jika Anda bisa memiliki sebuah photo printing yang mudah dibawa dan juga tidak harus dihubungkan dengan PC atau dengan kata lain PC Free dimana Anda bisa secara mudah memilih, mengedit, dan sekaligus print kedalam satu perangkat elektronik, Mau?.

The Epson PictureMate show gadget yang unik dan efektif jika digunakan pada saat Anda sedang dalam perjalanan. Layar built in 7 inch widescreen-nya memudahkan Anda untuk memilih foto, dan jika Anda sedang mood memilih photo yang pas maka tinggal Print. Untuk operasionalnya Anda menggunakan remote kontrol yang mudah digunakan karena menu yang ada didalamnya tergolong sederhana seperti menambahkan effect, animasi, atau mengganti frame.    

Untuk slot memorynya The Epson PictureMate show Anda bisa menggunakan beberapa media penyimpanan seperti compactFlash, Memory stick, dan Sd memory card atau untuk lebih mudahnya Anda bisa langsung menghubungkan kamera dengan The Epson PictureMate show, namun the PictureMate Show juga sudah memiliki internal memori yang cukup untuk menampung beberapa photo yaitu 270 MB. Untuk Printnya gadget ini dapat menampung hingga 20 lembar dan hasil print langsung keluar pada sisi depan alat, tidak ketinggalan fitur keunggulan dari alat ini adalah proses printnya yang cepat tanpa mengurangi kualitas dari hasil printnya hingga maksimal ukuran kertasnya 4 x 6-inches.

Spesifikasi :

OS Support
Windows 2000 / XP / XP-x64 Edition / Vista,
Mac OS X 10.3.9 or later
Supported Card Slots
CompactFlash Type1
CompactFlash Type2
Memory Stick
Magicgate Memory Stick
Memory Stick Pro
Memory Stick Duo*
Memory Stick Pro Duo*
Magicgate Memory Stick Duo
Memory Stick Micro*
Microdrive
SD card
Mini SD card*
MicroSD card*
SDHC card
Mini SDHC card*
MicroSDHC card
Multi Media Card
MMCplus
MMCmobile*
MMCmicro
xD-Picture Card
xD-Picture Card Type-M
xD-Picture Card Type-M+
xD-Picture Card Type-H
Memory
270MB internal memory
File Format
JPEG (Exif ver 2.21) - DCF version 1.0/2.0
TIFF
PRINT IMAGE MATCHING
PRINT IMAGE MATCHING II
DPOF Compliant
Berat
5.7 lb
Layar
2.0 inch low-temperature polysilicon TFT color-screen LCD, Approx. 150,000 dots
Fitur
2-in-1, digital photo frame and compact photo printer, Fast print speed and superior photo quality, eco friendly : ENERGY STAR® qualified, RoHS compliant, Designed to be recycled


Sekian dulu New Trik Tips Komputer tentang The PictureMate Show Ngeprint dimana Saja

Jumat, 20 Mei 2011

HyperX PnP, Memori Plug and Play Terbaru dari Kingston

HyperX PnP, Memori Plug and Play Terbaru dari Kingston. Kingston Technology Company, Inc., baru-baru ini meluncurkan seri terbaru memori berkinerja tinggi, HyperX Plug and Play (PnP).

HyperX PnP merupakan modul pertama dengan skala kinerja memori yang lebih tinggi yang merupakan bagian dari generasi kedual CPU Intel Core i5 dan i7.

Memori diprogram dengan frekuensi lebih cepat dan ketika ‘ditancapkan’ ke dalam sistem yang menggunakan chipset Sandy Bridge, akan secara otomatis ‘bekerja’ baik dalam frekuensi 1600MHz atau 1866MHz baik pada desktop ataupun notebook.

“Dengan menggunakan JEDEC-compliant setting untuk menciptakan timing kinerja, pengguna antusias dapat memaksimalkan frekuensi asli pada sistem Sandy Bridge yang ada dan mesin DDR3 yang lebih tua.” ujar Ann Bai, Sales Direktur Memori DRAM Kingston, wilayah Asia Pacific.

HyperX Plug and Play kini tersedia melalui saluran distribusi resmi Kingston, reseller, dan pengecer. Memori Kingston HyperX didukung oleh garansi seumur hidup dan gratis dukungan teknis. Sayangnya, dari rilis yang diterima PULSAonline tak disebutkan berapa banderol dari memori ini.


Spesifikasi Kingston HyperX Plug and Play DDR3 1600MHz, 1866MHz  
Part Number
Kapasitas dan Fitur
KHX1600C9D3P1K2/8G

8GB 1600MHz Non-ECC DIMM @ 1.5v  (kit of 2) CL9-9-9 HyperX Plug and Play
KHX1600C9D3P1K2/4G

4GB 1600MHz Non-ECC DIMM @ 1.5v  (kit of 2) CL9-9-9 HyperX Plug and Play
KHX1600C9S3P1K2/8G

8GB 1600MHz Non-ECC SODIMM @ 1.5v (kit of 2) CL9-9-9 HyperX Plug and Play
KHX1600C9S3P1K2/4G

4GB 1600MHz Non-ECC SODIMM @1.5v (kit of 2) CL9-9-9 HyperX Plug and Play
KHX1866C11S3P1K2/8G

8GB 1866MHz Non-ECC SODIMM @ 1.5v (kit of 2) CL11-11-11 HyperX Plug and Play
KHX1866C11S3P1K2/4G

4GB 1866MHz Non-ECC SODIMM @ 1.5v (kit of 2) CL11-11-11 HyperX Plug and Play






















Sekian dulu New Trik Tips Komputer tentang HyperX PnP, Memori Plug and Play Terbaru dari Kingston